Tulisan Ilmiah

Menulis Mulailah dari Sekarang

 

Menulis bukan hobby bagi saya, tapi suatu keharusan. Tidak sulit untuk menulis karena semua orang pasti bisa, hanya membutuhkan sebuah kemauan. Menulis dari hal yang sederhana berupa list kegiatan hari ini, menulis materi pelajaran yang akan saya sampaikan, menulis soal, menulis puisi saat ada kejadian yang membuat bolpoint saya bergerak, dan menulis lirik lagu dengan nada-nada semau saya.

 

Menulis sebuah tulisan populer (tulisan untuk konsumsi umum) bisa dilakukan oleh semua orang. Ide tulisan bisa muncul kapan saja dan bisa di pancing dengan membaca. “Iqra” atau bacalah karena berawal dari membaca beragam inspirasi bisa kita temukan. Membaca disini adalah membaca segala sesuatu baik yang tersirat maupun yang tersurat.

 

Kalau saya ingin anak-anak saya mengenali potensi dirinya termasuk kemampuan menulis, maka saya harus memulai dari diri saya sendiri. Dengan begitu saya bisa menginspirasi dan berbagi dengan mereka.

 

Sejak menjadi guru tahun 2003, saya menulis dua tulisan populer (untuk konsumsi publik) yaitu “SMK antara Potensi dan Realita” serta tulisan yang kedua yaitu “Girl Power dan Gender Equality“. Saya kirimkan ke Kompas wilayah Yogyakarta, betapa pedenya saya, tanpa tahu bagaimana teori tulisan populer yang seharusnya, berani-beraninya saya mengirimkan tulisan saya ke harian Nasional. Alhasil tulisan dikembalikan. Penasaran kemudian saya kirimkan tulisan yang sama (tanpa berusaha saya perbaiki) ke harian Kedaulatan Rakyat. saya memang tidak merevisi tulisan saya karena saya benar-benar penasaran, apakah tulisan saya bisa diterima tanpa saya poles ulang. Ternyata tulisan dikembalikan lagi. Kemudian saya simpan saja tulisan itu beserta rasa penasaran saya. Tahun berganti tahun tapi saya tidak menulis lagi tulisan populer karena dibuat asik dengan keseharian di sekolah. Walaupun begitu tulisan yang lain tetap saya hasilkan berupa kumpulan soal teori akuntansi dan pembahasannya.

 

Saya ingin tulisan saya bisa dikonsumsi orang, tapi belum ada media yang memuat, dari pada menunggu, saya buat blog saja…saya bisa tulis apa saja yang bisa bermanfaat. Jadilah blog ini tempat publikasi untuk tulisan saya sendiri.

 

Tahun 2008 saya membaca informasi disekolah bahwa Bapak dan Ibu guru dapat mengirimkan artikel yang ditulisnya ke sebuah buletin pendidikan. Otak saya pun muter, semangat saya muncul lagi untuk mengirimkan artikel lama saya. Saya baca ulang dan menurut saya tetap relevan dengan kondisi tahun 2008 sehingga artikel “SMK antara Potensi dan Realita” saya kirimkan. Bulan Oktober 2008 saya kirim dan ternyata saya ditelpon sudah tahun 2009 yang memberitahukan bahwa saya diminta mengambil honor karena tulisan saya dimuat. Betapa senangnya saya, bukan karena honornya, tetapi karena rasa penasaran saya terjawab dan obsesi saya terwujud. Juni 2009 edisi ke -3 Buletin Tekkomdik, Media Teknologi dan Komunikasi Pendidikan Propinsi daerah Istimewa Yogyakarta memuat tulisan saya di halaman 18. Ini semakin membuat saya bersemangat untuk menulis tulisan populer. Sementara untuk tulisan kedua saya, baru akan saya perbaiki agar relevan dengan kondisi sekarang.

 

Tanggal 29 dan 30 Juni 2010, saya mengikuti workshop penulisan ilmiah populer yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat UNY bekerja sama dengan MGMP Akuntansi. Disini saya mendapat ilmu yang sebelumnya belum saya ketahui. Saya senang sekali dan ingin menerapkan apa yang saya peroleh.

 

Ini adalah sebagian materi yang saya dapat yang dipresentasikan oleh Ismani, M.Pd

Karya ilmiah populer adalah sarana untuk komunikasi antara ilmu dan masyarakat luas. Prinsip utama karya ilmiah populer adalah mencari sudut pandang yang unik dan cerdas serta menggugah rasa ingin tahu pembaca awam. Menulis tulisan ilmiah populer adalah menerjemahkan ilmu dalam bahasa yang dapat dimengerti secara umum. adapun topik bisa terinspirasi dari membaca , mengobrol dengan teman, diskusi dalam forum resmi, atau mengamati kejadian di masyarakat.  Tulisan ilmiah populer ditujukan kepada pembaca awam bukan expert yang memang berkecimpung dibidangnya. Posisikan diri kita sebagai pembaca, sehingga dapat memperkirakan apa yang akan membuat pembaca tertarik dengan tulisan kita. Menurut Budi Sutejo Dharma Oetama, syarat berita dapat dimuat di mass media sebagai berikut:

Penting, artinya berita tersebut perlu disebarluaskan karena menyangkut kepentingan orang banyak,

Pengaruh yang luas, artinya berita yang disampaikan berdampak kepada orang banyak,

Aktual, artinya waktu kejadian berlangsung belum lama, pengaruh dan akibat kejadian masih terasa,

Dekat, yaitu kejadian dekat dengan pembaca baik secara geografis maupun emosional,

Tenar, yaitu bahwa berita yang disajikan memuat hal-hal yang dikenal pembaca,

Benar-benar terjadi, artinya benar-benar terjadi dan bukan ilusi atau mimpi dan angan-angan penulis,

Apa adanya, artinya penulis tidak diperkenankan mengurangi, menambah, atau mendramatisasi peristiwa yang terjadi,

Lengkap, artinya semua unsur berita tersaji dan pembaca dapat mengetahui secara rinci,

Tersusun dengan baik, artinya berita tersusun dengan baik dan sederhana, baik alur maupun rangkaian kalimatnya sehingga mudah dipahami pembaca,

Menarik (eksklusif/ istimewa), artinya judul memikat pemcaba dan berita memuat kejadian yang aneh dan unik,

Kontribusi wawasan dan pengetahuan, artinya berita yang disusun memberikan wawasan atau pengetahuan baru bagi pembaca,

Dapat dipertanggungjawabkan, artinya berita yang tersaji harus benar-benar dipertimbangkan dengan seksama sesuai dengan kepatutan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s